Rotte Bakery – Informasi mengenai program reseller sering kali menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, terutama karena adanya kemiripan nama antara Rotte Bakery dan Rotte Factory.
Melalui artikel ini, kami menyampaikan penjelasan secara terbuka dan mudah dipahami agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penjualan produk, program reseller, serta struktur perusahaan yang menaungi masing-masing unit bisnis.
Rotte Bakery Tidak Membuka Program Reseller
Rotte Bakery adalah unit bisnis yang bergerak di bidang penjualan roti eceran melalui toko-toko Rotte yang beroperasi di wilayah Riau. Hingga saat ini, Rotte Bakery tidak memiliki dan tidak membuka program pendaftaran reseller, agen, maupun kemitraan penjualan produk roti.
Seluruh produk Rotte Bakery hanya dijual secara langsung kepada konsumen akhir melalui toko resmi Rotte Bakery. Sistem distribusi ini diterapkan untuk menjaga kualitas produk, kesegaran roti, serta standar pelayanan yang seragam di setiap toko.
Dengan demikian, apabila terdapat informasi yang menyebutkan adanya pendaftaran reseller atas nama Rotte Bakery, maka informasi tersebut tidak sesuai dengan kebijakan resmi perusahaan.
Rotte Factory Merupakan Unit Bisnis yang Berbeda
Selain Rotte Bakery, terdapat unit bisnis lain yang bernama Rotte Factory. Meskipun memiliki nama yang mirip, Rotte Factory merupakan entitas usaha yang berbeda, baik dari sisi produk, sistem operasional, maupun manajemen perusahaan.
Rotte Factory berfokus pada pengembangan produk roti dengan skema distribusi yang berbeda dari Rotte Bakery. Salah satu kegiatan usaha Rotte Factory adalah membuka program agen reseller untuk produk-produk tertentu yang diproduksi oleh unit ini.
Perbedaan inilah yang penting untuk dipahami agar masyarakat tidak salah mengaitkan program reseller yang dijalankan oleh Rotte Factory dengan Rotte Bakery.
Perbedaan Program Penjualan Rotte Bakery dan Rotte Factory
Rotte Bakery menjalankan model bisnis ritel dengan penjualan langsung di toko. Konsumen dapat membeli roti secara eceran tanpa melalui perantara reseller atau agen. Model ini dipilih untuk menjaga kontrol kualitas dan konsistensi rasa produk.
Sementara itu, Rotte Factory menerapkan sistem distribusi melalui agen reseller. Program ini dirancang untuk memperluas jangkauan pemasaran produk Rotte Factory ke berbagai daerah melalui mitra usaha yang telah memenuhi persyaratan tertentu.
Oleh karena itu, program agen reseller hanya berlaku untuk produk Rotte Factory dan tidak mencakup produk yang dijual di toko Rotte Bakery.
Naungan Perusahaan dan Struktur Holding
Dari sisi legalitas dan manajemen, Rotte Bakery berada di bawah naungan PT Rotte Ragam Rasa. Adapun Rotte Factory berada di bawah naungan PT Rotte Factory Indonesia. Keduanya merupakan perusahaan yang berdiri secara terpisah dengan struktur organisasi dan pengelolaan yang berbeda.
Meski demikian, baik PT Rotte Ragam Rasa maupun PT Rotte Factory Indonesia berada dalam satu grup holding yang sama, yaitu Babada Corporation atau PT Babada Wasaka Indonesia. Kesamaan holding ini tidak menjadikan kebijakan operasional kedua unit bisnis tersebut menjadi sama.
Setiap perusahaan memiliki kewenangan penuh dalam menentukan model bisnis dan program penjualannya masing-masing.
Penegasan Informasi untuk Masyarakat
Untuk menghindari kesalahpahaman, perlu ditegaskan bahwa Rotte Bakery tidak membuka program reseller dalam bentuk apa pun. Program agen reseller roti hanya diselenggarakan oleh Rotte Factory, bukan oleh Rotte Bakery.
Masyarakat diharapkan lebih cermat dalam menerima informasi dan memastikan sumbernya berasal dari kanal resmi masing-masing unit bisnis. Dengan pemahaman yang tepat, komunikasi antara perusahaan dan publik dapat terjalin dengan lebih baik dan transparan.
Pendaftaran reseller Rotte Factory silahkan kontak ke nomor ini +62 813-7848-8676 (Rotte Factory)
Gambar : Ai Grok


